Kurang dari Seminggu, Avatar: Fire and Ash Sudah Balik Modal
GAYA HIDUP
Dec 25 2025, 12.47
Film terbaru karya sutradara James Cameron yaitu Avatar: Fire and Ash hanya perlu waktu kurang dari satu minggu untuk meraih pemasukan 400 juta dolar Amerika. Jumlah itu sama dengan biaya produksi dari trilogi film Avatar tersebut.
Dengan demikian, hanya dalam waktu kurang dari satu minggu, Avatar: Fire and Ash sudah balik modal. Namun, untuk meraih keuntungan, film tersebut harus bisa meraih pemasukan 1 miliar dolar AS. Ini karena ada pembagian 50:50 antara produsen film dengan bioskop.
Dilansir dari Collider, film ini dirilis di bioskop-bioskop di seluruh dunia hanya tiga tahun setelah pendahulunya, Avatar: The Way of Water. Bagi Cameron, ini adalah waktu produksi yang sangat cepat, mengingat Avatar 2 membutuhkan lebih dari satu dekade untuk selesai.
Film Avatar tidak berkinerja seperti film lain, bahkan menurut standar yang tidak biasa untuk musim ini. Misalnya, Avatar 2 dibuka dengan pendapatan domestik 134 juta dolar AS dan meraih hampir 700 juta dolar AS pada akhir penayangannya.
Lebih mengesankan lagi, film Avatar pertama hanya meraih kurang dari 80 juta dolar AS pada debut domestiknya, namun akhirnya melampaui angka 700 juta dolar AS. Film ini menjadi film dengan pendapatan tertinggi dalam sejarah box office global, dengan pendapatan hampir 3 miliar dolar AS. Avatar 2 menjadi film ketiga dengan pendapatan tertinggi sepanjang masa, dengan pendapatan 2,3 miliar dolar AS di box office global.
Menurut Paul Dergarabedian, Head of Marketplace Trends di Comscore, Avatar merupakan fenomena internasional yang secara konsisten menarik penonton ke bioskop. Ia menyebut Avatar sebagai film yang dirancang untuk pengalaman layar lebar, sehingga performanya cenderung bertahan kuat selama periode liburan.
Avatar: Fire and Ash sudah mulai memperlihatkan kehebatannya di pekan pertama dengan meraih pemasukan ekitar 345 juta dolar AS di seluruh dunia. Ini membuat trilogi Avatar menjadi salah satu film terbesar di sepanjang 2025. Dari pasar domestik Amerika Serikat, Avatar: Fire and Ash meraih pendapatan sekitar 88 juta dolar AS.
Meski angka tersebut sedikit di bawah proyeksi awal analis yang memperkirakan tembus 100 juta dolar AS, capaian ini tetap tergolong solid di tengah penurunan jumlah penonton bioskop dalam beberapa tahun terakhir sejak pandemi melanda.
Kontribusi terbesar datang dari pasar internasional. Film ini mengantongi pendapatan sekitar 257 juta dolar AS dari luar Amerika Serikat hanya dalam tiga hari pemutaran. Ini memperlihatkan kekuatan Avatar sebagai waralaba global.
Di Indonesia, Avatar: Fire and Ash juga diserbu para fansnya. Hanya dalam waktu tiga hari, film ini sudah ditonton lebih dari 1 juta orang dan menjadi film non-Indonesia tercepat yang mencapai angka 1 juta penonton.