Pecahkan Rekor Dunia Guinness, Nenek Ini Lakukan Plank selama 4,5 Jam
LAINNYA
Apr 13 2024, 12.56
Seorang nenek berusia 59 tahun asal Alberta, Kanada memecahkan Rekor Dunia Guinness dengan menahan posisi plank selama 4 jam, 30 menit dan 11 detik. Plank atau angkat tumpu tangan adalah latihan isometrik yang gerakannya dilakukan dengan mempertahankan posisi yang mirip dengan push up dalam jangka waktu tertentu.
DonnaJean Wilde menahan posisi tersebut sekitar 10 menit lebih lama dari pemegang rekor sebelumnya, Dana Glowacka dari Montreal. Plank yang paling umum adalah forearm plank yang dipegang dalam posisi seperti push-up, dengan berat badan ditumpu pada lengan bawah, siku, dan jari-jari kaki.
"Rasanya seperti mimpi," kata Wilde kepada Guinness Record, dilansir dari laman People.
Ia mengatakan, antusiasme planking-nya dimulai setelah pergelangan tangannya patah sekitar 10 tahun yang lalu. Ini membuat Wilde tidak bisa melakukan olahraga lain.
"Keluarga kami melakukan tantangan planking selama beberapa menit, dan saya mencobanya dengan gips saya dan saya bisa melakukannya, dan itu adalah satu hal yang bisa saya lakukan selama enam minggu atau delapan minggu ke depan dengan gips," kata Wilde.
Ibu dari lima anak dan nenek dari 12 cucu ini berhasil memecahkan rekor di sebuah sekolah di Magrath, di mana para siswa bergabung dengannya untuk ikut serta dalam upaya tersebut.
"Apa pun yang Anda sukai, apakah itu olahraga atau akademis, atau musik, seni, apa pun itu, semakin sering Anda berlatih, semakin baik dan semakin mudah. Kemudian Anda dapat membantu orang lain di sekitar Anda,” jelas Wilde.
Dalam rangka mempersiapkan diri untuk memecahkan rekor, Wilde melakukan plank selama lima hingga enam jam setiap hari, dibagi dalam dua hingga tiga jam. Dia dikelilingi oleh orang-orang yang dicintainya selama acara berlangsung.
Kata Wilde, selama 30 menit terakhir, dia fokus untuk bernapas, tetap tenang, dan tidak gemetar.
"Satu jam terakhir adalah yang paling menantang, hanya untuk tetap fokus dan menjaga bentuk tubuh saya," ungkap Wilde.