Burger King Pantau Interaksi Karyawan dengan Pelanggan Lewat AI

blog_10

TEKNOLOGI DIGITAL

Feb 27 2026, 11.36

Burger King memperkenalkan asisten digital berbasis AI bernama “Patty” yang terpasang di headset karyawan. Sistem ini bukan hanya membantu operasional dapur, tetapi juga mendengarkan interaksi antara karyawan dan pelanggan. AI tersebut dilatih mengenali frasa yang dianggap mencerminkan keramahan, seperti “welcome to Burger King”, “please”, dan “thank you”.

Rekaman percakapan itu kemudian diolah menjadi parameter layanan yang bisa diakses manajer untuk melihat performa masing-masing gerai. Perusahaan menyebut teknologi ini sebagai alat pembinaan atau coaching, bukan instrumen hukuman. Tujuannya adalah menjaga standar layanan tetap konsisten di seluruh jaringan restoran.

Namun, di balik narasi efisiensi dan standardisasi kualitas, ada pergeseran yang lebih besar sedang terjadi. Keramahan yang selama ini dianggap sebagai aspek subjektif dalam layanan kini diterjemahkan menjadi data. Nada bicara, pilihan kata, hingga frekuensi sapaan berubah menjadi metrik yang bisa diukur dan dibandingkan.

Patty sendiri tidak hanya berfungsi sebagai “pendengar”. Sistem ini terintegrasi dengan ekosistem operasional restoran, mulai dari percakapan drive-thru, peralatan dapur, hingga manajemen inventaris. Karyawan dapat menanyakan detail resep, prosedur pembersihan mesin, hingga memastikan ketersediaan menu. Jika ada mesin yang bermasalah atau bahan yang habis, sistem akan memperbarui menu secara otomatis di kasir, kiosk digital, hingga papan drive-thru dalam hitungan menit.

Integrasi ini menunjukkan bagaimana AI tidak lagi berdiri sebagai alat tambahan, melainkan menjadi infrastruktur inti bisnis. Keputusan dapat diambil secara real-time, kesalahan operasional ditekan, dan pengalaman pelanggan dibuat lebih seragam di setiap lokasi.

Meski demikian, Burger King belum sepenuhnya meluncurkan drive-thru berbasis AI secara luas. Teknologi tersebut masih diuji coba terbatas karena tidak semua pelanggan merasa nyaman berbicara dengan mesin. Pengakuan ini memperlihatkan bahwa, setidaknya untuk saat ini, interaksi manusia masih memiliki nilai yang belum sepenuhnya tergantikan.

Langkah Burger King mencerminkan tren yang lebih luas di dunia kerja global. AI tidak lagi hanya mengotomatisasi tugas teknis, tetapi juga mulai menilai aspek perilaku dan komunikasi. Di satu sisi, pendekatan ini dapat meningkatkan konsistensi layanan dan efisiensi operasional. Di sisi lain, ia memperkenalkan dinamika baru tentang pengawasan, tekanan performa, dan batas privasi di tempat kerja.

Ketika algoritma mulai mengukur sikap, garis antara peningkatan kualitas dan kontrol menjadi semakin tipis. Di era digital, bahkan keramahan bukan lagi sekadar etika profesional melainkan variabel yang dapat dianalisis, dilaporkan, dan dioptimalkan. Pertanyaannya bukan lagi apakah teknologi akan masuk ke ruang kerja, melainkan sejauh mana ruang personal di dalamnya masih tersisa.

Penulis : Marsha Ramandha Fatoni

Editor : Doddy Rosadi


RELATED ARTICLES AND VIDEOS

Generic placeholder image

Netflix Mundur, Paramount Skydance Akan Jadi Pemilik Baru Warner Bros

EKONOMI & BISNIS

Feb 27 2026, 11.58

Perwakilan dari Warner Bros mengungkapkan, tawaran terbaru dari Paramount lebih tinggi daripada tawaran Netflix.


Generic placeholder image

Makna Arti Kata Pulang di Film Titip Bunda di Surga-Mu

GAYA HIDUP

Feb 27 2026, 10.52

Film yang diproyeksikan menjadi tontonan wajib Lebaran ini dibintangi oleh ansambel aktor lintas generasi: Meriam Bellina, Ikang Fawzi, Acha Septriasa dan Kevin Julio.


Generic placeholder image

Iklan Unik McDonald’s di Papan Iklan Digital, Gambar Makanan Hanya Terlihat Saat Waktu Buka Puasa

LAINNYA

Feb 27 2026, 07.14

McDonald's dan mitra waralabanya secara aktif mempromosikan masyarakat yang beragam dan terbuka yang didasarkan pada nilai-nilai seperti toleransi.


Generic placeholder image

Cristiano Ronaldo Beli 25 Persen Saham Klub Spanyol Almeria

LAINNYA

Feb 27 2026, 06.49

Setelah sempat degradasi ke divisi kedua pada April 2024, Almeria sedang dalam jalur untuk promosi ke divisi utama Spanyol musim ini.


Generic placeholder image

Luncurkan Armada ke-500, Turkish Airlines Pasang Foto 100 Ribu Karyawan di Badan Pesawat

EKONOMI & BISNIS

Feb 27 2026, 06.28

Turkish Airlines akan terus menulis kisah sukses baru di dunia penerbangan global, dipandu oleh prinsipnya yaitu bertumbuh bersama, berkembang bersama.


Copyright Katadata 2022