Windrunner, Pesawat Terbesar di Sepanjang Sejarah yang Ramah Lingkungan

blog_10

EKONOMI & BISNIS

Mar 25 2024, 12.08

Radia, sebuah perusahaan rintisan energi yang berbasis di Colorado, Amerika Serikat sedang mengembangkan pesawat terbesar dalam sejarah penerbangan. Pesawat yang diberi nama Windrunner itu juga ramah lingkungan karena menggunakan bahan bakar penerbangan yang berkelanjutan.

Windrunner hanya membutuhkan landasan pacu sederhana yang terbuat dari tanah atau kerikil untuk mendarat.

“Pesawat ini akan beroperasi dari hub regional,mengirimkannya ke tempat yang dibutuhkan dan dapat mendarat di landasan pacu setinggi 1.800 meter, sesuatu yang tidak dapat dicapai oleh pesawat komersial besar lainnya,” kata juru bicara Radia dalam keterangan tertulis kepada CNN.

WindRunner akan memiliki volume ruang kargo sebesar 272.000 kaki kubik, cukup untuk menampung tiga kolam renang Olimpiade. Volume itu sama dengan 12 kali lipat volume Boeing 747-400. Dengan panjang 105 meter, pesawat Windrunner juga 40 meter lebih panjang dari Boeing 747-4000.

WindRunner memiliki misi untuk mengirimkan baling-baling raksasa sepanjang 90 meter langsung ke ladang angin. Pesawat itu rencananya akan menggunakan bahan, komponen, dan teknik fabrikasi penerbangan yang sudah teruji dan benar yang telah mendapat persetujuan FAA (Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat), yang sudah diproduksi secara massal, serta memiliki risiko paling rendah."

“Idenya adalah untuk segera beroperasi dengan armada yang cepat dan dibangun dengan baik yang memenuhi standar industri kedirgantaraan,” kata juru bicara Radia.

Laporan online mengatakan bahwa operasi komersial Windrunner akan dimulai pada 2027. Pengembangan WindRunner adalah untuk mewujudkan GigaWind, turbin XXL yang dibuat oleh mitra Radia, yang mencakup lima dari enam produsen turbin teratas di dunia.

 


Penulis : Doddy Rosadi

Editor : Doddy Rosadi


RELATED ARTICLES AND VIDEOS

Event Akan Datang

View all events

Related Events

 Apr 05 2022

 Sep 07 2022

 Mar 21 2023

Copyright Katadata 2022