UPH Kukuhkan Lima Guru Besar, Siapkan Amunisi Intelektual untuk Bangsa
LAINNYA
Apr 23 2026, 10.58
Universitas Pelita Harapan (UPH) menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang unggul dan berdampak melalui Sidang Terbuka Upacara Pengukuhan Lima Guru Besar dari berbagai disiplin ilmu. Hal ini sekaligus menunjukan perkembangan kompetensi dan kualitas akademisi UPH. Pengukuhan para Guru Besar berlangsung pada 20 April 2026 di Auditorium Grand Chapel, Kampus Utama UPH Lippo Village, Tangerang. Lima guru besar yang dikukuhkan berasal dari bidang pendidikan, hospitality dan pariwisata, ilmu politik, audit dan forensik keuangan, serta manajemen sumber daya manusia.
Kelima guru besar tersebut adalah Prof. Dr. Ir. Drs. Khoe Yao Tung, MM., M.Kom., M.Sc.Ed., M.Ed., DTh., dosen Fakultas Pendidikan Pascasarjana (FPP); Prof. Dr. Juliana, S.E., M.M., CPHCM, CMSP, CCBM., dosen Fakultas Hospitality dan Pariwisata (FHospar); Prof. Dr. Drs. Thomas Tokan Pureklolon, M.P.H., M.M., M.Si., dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP); serta Prof. Dr. Tanggor Sihombing, B.A., M.B.A., dan Prof. Dr. Drs. Ardi, M.M.Si., Ak., CA., dosen dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).
Turut hadir dan melantik guru besar baru, Rektor UPH, Dr. (Hon.) Jonathan L. Parapak, M.Eng.Sc., menyampaikan rasa bangganya atas bertambahnya jumlah profesor di lingkungan UPH. Menurutnya, pencapaian ini menjadi anugerah sekaligus wujud nyata komitmen UPH untuk memberikan yang terbaik melalui pengembangan ilmu pengetahuan. Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh civitas academica untuk bersyukur atas pencapaian tersebut, sekaligus menjadikannya sebagai motivasi untuk terus berkontribusi bagi kemajuan pendidikan dan bangsa.
“Atas nama UPH, saya menyampaikan selamat dan rasa bahagia. Dengan pengukuhan lima profesor kali ini, UPH telah memiliki 45 profesor. Pencapaian ini menjadi langkah penting bagi UPH untuk terus berkembang dan memajukan pendidikan tinggi di Indonesia,” ujarnya.
Pencapaian lima guru besar baru UPH juga mendapat apresiasi dari berbagai pemangku kepentingan. Salah satunya, Wakil Ketua MPR RI, Dr. Lestari Moerdijat, S.S., M.M., yang mengungkapkan kebanggaannya sebagai bagian dari keluarga besar UPH. Sebagai alumni Prodi Doktor Manajemen UPH angkatan 2019, ia merasakan langsung bagaimana institusi tersebut membentuk kecerdasan sekaligus karakter mahasiswa.
“UPH bukan hanya sekadar nama institusi besar, tetapi sebuah kawah candradimuka. Saya sendiri merasakan bagaimana kecerdasan dan karakter dibentuk, disertai kasih serta dukungan yang luar biasa,” ungkapnya.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa guru besar tidak hanya berperan sebagai akademisi, tetapi juga sebagai penjaga nalar publik dan pengarah kebijakan berbasis ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi kehidupan berbangsa.
Acara ini menjadi ruang kebersamaan antara UPH dan media untuk memperkuat kolaborasi dalam menyuarakan karya, gagasan, serta kontribusi yang memberikan dampak bagi masyarakat.
Mahasiswa Program Studi Magister Hukum Batch 55 UPH menginisiasi Seminar Nasional bertajuk “Aspek Hukum dan Bisnis Performing Rights dalam Industri Musik di Indonesia”.