Ratusan Relawan PMI se-DKI Jakarta Ikut Kegiatan Jaga Jakarta Bersih

blog_10

LAINNYA

Feb 08 2026, 18.49

Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) se-DKI Jakarta turut ambil bagian dalam kegiatan kerja bakti massal “Jaga Jakarta Bersih” yang digelar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai upaya mewujudkan lingkungan yang bersih, tertata, dan aman. Aksi ini juga menjadi tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh kepala daerah untuk memperkuat keterlibatan pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.

Kegiatan kerja bakti massal dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah kota administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu, melibatkan perangkat daerah, pemerintah kota/kabupaten administrasi, serta partisipasi aktif masyarakat. Fokus kegiatan meliputi pembersihan lingkungan, sungai, saluran air, waduk, kawasan permukiman, dan ruang publik strategis lainnya.

Sedikitnya 120 relawan PMI dari seluruh wilayah DKI Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu, terlibat langsung dalam aksi bersih ini. Para relawan tidak hanya membantu proses pembersihan, tetapi juga melakukan promosi kesehatan lingkungan dan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, turun langsung bersama relawan dan masyarakat di salah satu lokasi kegiatan, yaitu Pintu Air Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Ia menegaskan menjaga kebersihan Jakarta merupakan tanggung jawab bersama seluruh warganya. Menurutnya, upaya membantu pemerintah dalam menjaga lingkungan sama artinya dengan membantu diri sendiri, karena dampak dari lingkungan yang kotor dan banjir pada akhirnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kita ini warga Jakarta, sehingga kita harus bertanggung jawab dan bekerja untuk kota kita. Ketika kita membantu Gubernur, sejatinya kita membantu diri sendiri. Yang mengotori Jakarta adalah kita, maka yang harus membersihkannya juga kita,” kata Jusuf Kalla.

Ia menambahkan sungai, selokan di depan rumah, ruko, dan kantor harus dibersihkan agar air bisa mengalir sehingga tidak mengakibatkan banjir.

“Jika banjir terjadi, yang paling terdampak adalah rakyat kecil. Kerugiannya besar, toko dan warung tutup, kendaraan terhambat, dan aktivitas usaha terganggu. Ini kota kita, jadi kita yang harus bertanggung jawab menjaganya,” ujar Jusuf Kalla.

Kegiatan kerja bakti massal “Jaga Jakarta Bersih” dilaksanakan pada Minggu, 8 Februari 2026, mulai pukul 08.00 WIB secara serentak dan terkoordinasi di seluruh wilayah Provinsi DKI Jakarta, meliputi Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, serta Kabupaten Kepulauan Seribu.

Adapun lokasi pelaksanaan di masing-masing wilayah meliputi:

1.    Jakarta Pusat (HBIR Monik Kemayoran, Kramat, dan Cempaka Putih)
2.    Jakarta Utara (Waduk Cincin)
3.    Jakarta Barat (Segmen Pesing hingga Kali Deres)
4.    Jakarta Selatan (RW 007 Kelurahan Rawa Jati)
5.    Jakarta Timur (Pintu Air Cipinang Melayu)
6.    Kepulauan Seribu (Pulau Untung Jawa)
 
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, disiapkan total peralatan berupa 5.000 cangkul, 5.000 sekop, 1.000 gerobak sorong, dan 3.000 karung. Setiap kota administrasi memperoleh masing- masing 1.000 cangkul, 1.000 sekop, 200 gerobak sorong, dan 600 karung.

Aksi kolaborasi antar lembaga ini diharapkan dapat berkontribusi pada terwujudnya Jakarta yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Penulis : Doddy Rosadi

Editor : Doddy Rosadi


RELATED ARTICLES AND VIDEOS

Copyright Katadata 2022