World Engineering Day 2026 Akan Digelar di Indonesia

blog_10

LAINNYA

Feb 05 2026, 21.38

Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dipilih menjadi penyelenggara perayaan World Engineering Day (WED) 2026, yang akan berlangsung di Jakarta 3-5 Maret 2026. Sebelum dipilih menjadi penyelenggara WED 2026 PII mengajukan proposal yang disampaikan Ketua Umum PII Ilham Akbar Habibie dalam World Federation of Engineering Organizations (WFEO) 2025 General Assembly di Shanghai, China. 
 
WFEO menyetujui dan memilih PII untuk menjadi host WED 2026 di Jakarta, Indonesia tanggal 3-5 Maret 2026. WFEO adalah organisasi global untuk profesi insinyur yang didirikan pada tahun 1968, di bawah naungan UNESCO. WFEO menyatukan asosiasi-asosiasi keinsinyuran nasional dari sekitar 100 negara dan mewakili lebih dari 30 juta insinyur di seluruh dunia.
 
Ketua Umum PII Ilham Akbar Habibie mengajak semua pihak berpartisipasi menyukseskan World Engineering Day 2026 di Indonesia.
 
“Tentu kepercayaan UNESCO dan Organisasi Insinyur Dunia WFEO ini menjadi kebanggaan bagi Indonesia. Ijinkan saya mengajak semua pihak, para insinyur Indonesia di berbagai sektor keahlian, para pemangku kepentingan di bidang industri, bisnis, pemerintahan, akademia, dan media untuk berpartisipasi dan mendukung agenda ini, sebagai bagian dari meningkatkan kontribusi keinsinyuran bagi Indonesia dan dunia,” Ilham Habibie dalam rangkaian acara Launching World Engineering Day for Sustainable Development 2026 (WED 2026) dan Stakeholders Networking di Jakarta, Rabu (44/02).

Dalam acara Stakeholders Networking World Engineering Day for Sustainable Development 2026 (WED 2026) yang berlangsung di Hutan Kota Plataran, Senayan Jakarta itu hadir berbagai kalangan bisnis, industri, pemerintahan dan para insinyur Indonesia di berbagai bidang keahlian.

 “Saya ingin menyampaikan apresiasi tulus saya kepada semua peserta, para insinyur anggota PII, sponsor, dan pemangku kepentingan atas dukungan pada penyelenggaraan World Engineering Day di Jakarta, 3-5 Maret 2026 nanti,” kata Ilham Habibie.

Ilham Habibie menyatakan dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah mencapai kemajuan luar biasa dalam perencanaan kota, transportasi, infrastruktur, dan teknologi. 

“Sebagai insinyur, adalah tugas kita untuk secara bertanggung jawab memanfaatkan sumber daya alam dan sumber daya manusia kita untuk membangun masa depan yang berkelanjutan bagi industri in,” ujar Ilham Habibie.

Perayaan WED 2026 ini mengusung tema Smart Engineering for Sustainable Future through Innovation and Digitalization. Menurut Ilham Habibie, hal ini bagian dari mewujudkan etika rekayasa global: penggunaan energi yang bertanggung jawab untuk melayani umat manusia. Dengan menyelaraskan teknologi, AI, dan keberlanjutan, kita dapat bekerja menuju masa depan yang lebih adil.
 
Ilham Habibe menyatakan bahwa para insinyur Indonesia yang berhimpun di PII berperan aktif dalam memperkuat pendidikan Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM), mengembangkan insinyur sebagai pencari solusi untuk industri. 

Selama tiga hari WED 2026 akan menampilkan pidato para tokoh dunia dalam keinsinyuran, dialog tingkat tinggi, sesi pleno dan teknis. Hal ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk berbagi praktik terbaik, best practices, dan menunjukkan solusi yang berbasis bukti. Agenda WED 2026 ini juga memperkuat kolaborasi internasional untuk pembangunan berkelanjutan.
 
“Saya dengan hormat mengundang semua untuk menghadiri World Engineering Day tanggal 3 hingga 5 Maret di Jakarta. Di acara ini mari kita bersama-sama belajar, berkontribusi, dan memajukan keinsinyuran di Indonesia dan di seluruh dunia,” kata Ilham Habibie.

World Engineering Day for Sustainable Development yang dirayakan setiap tanggal 4 Maret pertama kali diputuskan melalui UNESCO General Conference pada 25 November 2019 atas usulan dari World Federation of Engineering Organizations (WFEO), Federasi Organisasi Insinyur se-Dunia. Peringatan WED diikuti oleh organisasi profesional insinyur seluruh dunia dari negara-negara yang menjadi anggota WFEO, termasuk di dalamnya adalah institusi pendidikan dan Non-Government Organization.

Salah satu yang menarik dari penyelenggaraan WED 2026 adalah dalam rencana akan hadir sebagai keynote speaker Prof. Geoffrey Hinton, penerima Nobel Prize 2024 bidang Fisika. Prof. Geoffrey Hinton ini juga disebut-sebut sebagai Godfather of AI dari University of Toronto Canada, Meski saat berita ini disampaikan masih dalam konfirmasi. Selain itu juga akan hadir tokoh-tokoh insinyur dari negara-negara anggota WFEO dan berbicara memberikan pandangannya tentang masa depan digitalisasi untuk kemajuan peradaban manusia.

Penulis : Doddy Rosadi

Editor : Doddy Rosadi


RELATED ARTICLES AND VIDEOS

Copyright Katadata 2022