Jaga Kebersihan Restoran dengan Alat Deteksi Kebohongan Mencuci Tangan

blog_10

TEKNOLOGI DIGITAL

Mar 08 2024, 22.20

PathSpot, sebuah perusahaan rintisan teknologi di New York mengembangkan perangkat kebersihan tangan untuk melindungi karyawan dan pelanggan bisnis berbasis makanan - restoran, produsen makanan, dan pabrik pengemasan dari ancaman penyakit bawaan makanan dan wabah.

Salah satu pendiri dan CEO PathSpot Christine Schindler mengatakan, perangkat itu disebut Handscanner. Schindler menggambarkannya sebagai pendeteksi kebohongan mencuci tangan dan sudah digunakan di 10.000 lokasi layanan makanan di seluruh dunia, termasuk restoran waralaba Taco Bell, Arby's, dan Chopt.

Pemindai ini memiliki berat kurang dari lima kilogram dan berukuran sekitar setengah ukuran pengering tangan yang terpasang. Perangkat ini ditempatkan di sebelah tempat cuci tangan karyawan, biasanya di mana makanan disiapkan.

Setelah mencuci tangan selama 20 detik dengan sabun dan mengeringkan tangan dengan tisu, pekerja meletakkan tangan mereka, pertama telapak tangan menghadap ke atas, kemudian telapak tangan menghadap ke bawah lalu di bawah pemindai untuk mengaktifkannya.

Dalam waktu dua detik, alat ini dapat mengidentifikasi sisa kontaminan di tangan dan pergelangan tangan menggunakan spektroskopi fluoresensi cahaya, sebuah teknologi pencitraan yang telah digunakan dalam perawatan kesehatan yang menggunakan lampu LED non-UV yang aman.

“Teknologi kelas rumah sakit dapat langsung mendeteksi, terutama di area yang sulit dibersihkan seperti di bawah kuku dan di dalam dan di sekitar perhiasan serta buku-buku jari, molekul bioma usus yang dapat menularkan norovirus, E. coli, salmonella, Hepatitis A, Listeria, dan penyakit umum lainnya,” kata Schindler dikutip dari laman CNN.

Layar di bagian atas perangkat akan memberi tahu karyawan jika pemindaian cuci tangan mereka mendeteksi kontaminasi yang dapat menyebabkan penyakit bawaan makanan. 

"Meskipun pendeteksiannya langsung, kami menetapkan jangka waktu dua detik bagi Handscanner untuk menunjukkan hasilnya di layar," kata Dutch Waanders, salah satu pendiri dan chief technology officer PathSpot.

Jika perangkat mendeteksi adanya kontaminasi, orang tersebut akan diminta untuk mencuci tangan mereka secara menyeluruh selama 20 detik yang disarankan, mengeringkan tangan mereka dan memindai ulang.

"Handscanner bukanlah alat diagnostik, namun alat ini akan mendeteksi dan memperingatkan keberadaan molekul yang memiliki korelasi dengan patogen yang menyebabkan penyakit bawaan makanan," kata Waanders.

 

Penulis : Doddy Rosadi

Editor : Doddy Rosadi


RELATED ARTICLES AND VIDEOS

Event Akan Datang

View all events

Related Events

 Mar 08 2022

 Jun 28 2022

 Aug 24 2022

Copyright Katadata 2022