Hokky Situngkir Dilantik Jadi Dirjen Aptika Kominfo
TEKNOLOGI DIGITAL
Jul 19 2024, 21.36
Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi melantik Hokky Situngkir sebagai Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kominfo. Hokky menggantikan posisi Semuel Abrijani Pangerapan yang mengundurkan diri pada awal Juli lalu.
Dalam tugas barunya itu, Hokky diminta untuk fokus menyelesaikan dua tugas utama, yakni terkait kepemimpinan dan tata Kelola organisasi serta pelaksanaan program prioritas Kominfo.
“Secara lebih spesifik, saya ingin memberikan beberapa instruksi yang terbagi dalam dua klaster yakni terkait dengan kepemimpinan dan tata kelola organisasi, serta yang kedua terkait dengan pelaksanaan program prioritas,” kata Budi Arie dilansir dari laman Infopublik.
Terkait tugas kepemimpinan dan tata kelola organisasi, Menkominfo memberikan arahan terkait dengan peningkatan kualitas perencanaan, akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran, pemberdayaan birokrasi, dan penguatan kolaborasi dengan ekosistem.
Sedangkan terkait pelaksanaan program prioritas, Budi Arie meminta Hokky meneruskan upaya pemberantasan judi online; pemulihan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) Dua Surabaya, Provinsi Jawa Timur, beserta ekosistemnya; penuntasan sejumlah regulasi di bidang Aptika seperti Aturan Pelaksana Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), dan Peraturan Menkominfo (Permenkominfo) tentang Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Publik; yakni mengenai pengembangan ekosistem ekonomi digital dan peningkatan literasi digital.
Dia berharap Hokky dapat mengemban tugas dengan baik dan optimal. Budi Arie juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI), Ismail, yang telah mengemban tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Aptika selama dua minggu terakhir.
“Kepada Pak Hokky, selamat mengemban tugas untuk mewujudkan visi besar Bapak Presiden Joko Widodo, menuju Indonesia Emas 2045, melalui transformasi digital yang bermakna, memberdayakan, dan berkelanjutan,” tandas Budi Arie.