Perluas Literasi AI, ASEAN Foundation Ajak 500 Pelajar Indonesia Ikut Workshop AI Ready ASEAN

blog_10

TEKNOLOGI DIGITAL

Mar 05 2026, 10.30

500 pelajar mengikuti Workshop AI Ready ASEAN bertajuk “ Empowering Students for the Future: AI Literacy for a Digital ASEAN” di SMP Plus Muthahari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Workshop AI Ready ASEAN merupakan program yang diselenggarakan oleh ASEAN Foundation dengan dukungan Google.org untuk memperluas literasi AI di kawasan Asia Tenggara. 

Melalui program ini, para pelajar diperkenalkan pada konsep dasar AI, etika penggunaan teknologi, serta pemanfaatannya dalam berbagai aspek kehidupan. Direktur Eksekutif ASEAN Foundation, Piti Srisangnam, menyampaikan bahwa program tersebut bertujuan memberikan kesempatan yang setara bagi pelajar untuk memahami teknologi AI dan memanfaatkannya secara bertanggung jawab.

“Kami percaya setiap pelajar, di mana pun mereka berada, berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk memahami dan memanfaatkan kecerdasan artifisial. Transformasi digital bukan sekadar tentang teknologi, tetapi tentang membuka peluang bagi generasi muda untuk berinovasi dan memberi dampak positif bagi komunitasnya,” ujar Piti.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming menekankan pentingnya pengenalan teknologi sejak dini agar generasi muda Indonesia tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi global. Ia menjelaskan bahwa kunjungan ke sejumlah sekolah di Jawa Barat bertujuan memperkenalkan literasi AI, robotik, serta pengembangan minat siswa pada bidang teknologi digital.

“Kita fokus mengunjungi sekolah-sekolah untuk mengenalkan AI, pelajaran robotik. Tadi di salah satu sekolah juga dikenalkan ekstrakurikuler yang fokus ke e-sport. Bahkan ada game yang bisa dipertandingkan di kompetisi tingkat internasional,” ujar Gibran.

Ia menambahkan bahwa penggunaan AI saat ini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, termasuk dalam proses belajar mengajar di sekolah.

“Intinya penggunaan AI ini penting sekali untuk kehidupan sehari-hari, terutama untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar. Tapi di satu sisi kita juga harus tahu bahwa AI ini ada aturan main dan etikanya, jadi itu yang perlu diperhatikan,” jelas Gibran.

Penulis : Doddy Rosadi

Editor : Doddy Rosadi


RELATED ARTICLES AND VIDEOS

Generic placeholder image

Alcaraz dan Sinner Masuk Nominasi Laureus World Sports Awards 2026

SPORT

Mar 05 2026, 11.16

Penghargaan Laureus World Sports Awards 2026 akan digelar di Cibeles Palace, Madrid, pada 20 April.


Generic placeholder image

Studi: Merokok dan Vaping Sekali dalam Seminggu Bisa Memicu Tekanan Darah Tinggi

GAYA HIDUP

Mar 05 2026, 11.02

Para ahli sebelumnya telah mengidentifikasi penggunaan nikotin berbahaya bagi sistem kardiovaskular.


Generic placeholder image

Netflix Rilis Cuplikan Konser BTS THE COMEBACK LIVE I ARIRANG

GAYA HIDUP

Mar 05 2026, 10.45

Acara konser langsung spesial ini akan disutradarai oleh Hamish Hamilton yang menyutradarai pertunjukan paruh waktu Bad Bunny di Super Bowl 2026.


Generic placeholder image

MacBook Neo, Laptop Termurah Buatan Apple yang Harganya Mulai Rp10 Jutaan

GAYA HIDUP

Mar 05 2026, 10.17

Dengan berat hanya 1,2 kg, MacBook Neo juga mudah dibawa di ransel atau tas jinjing.


Generic placeholder image

Premier League Plus, Platform Streaming Khusus Liga Premir Diluncurkan

SPORT

Mar 04 2026, 13.38

Liga domestik terbesar di dunia ini akan mengendalikan pendapatan secara langsung tanpa perlu mitra siaran.


Related Events

 Mar 08 2022

 Jun 28 2022

 Aug 24 2022

Copyright Katadata 2022