Gangguan Jiwa Dapat Menyebar di Kalangan Kelompok Sosial Remaja

blog_10

GAYA HIDUP

May 28 2024, 14.44

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa masalah kesehatan mental dapat ditularkan di antara kelompok sosial remaja, khususnya gangguan yang berhubungan dengan suasana hati, kecemasan, dan pola makan.

Dilansir dari Medical Daily, penelitian sebelumnya telah menunjukkan kemungkinan gejala depresi ditularkan dari satu individu ke individu lain melalui jejaring sosial. Dalam studi skala besar terbaru yang melibatkan lebih dari 700.000 siswa kelas sembilan dari 860 sekolah di Finlandia, para peneliti mengevaluasi penyebaran gangguan mental di jaringan sosial yang dibentuk oleh kelas-kelas sekolah.

Hasil yang dipublikasikan di Jama Psychiatry mengungkapkan, semakin besar jumlah teman sekelas yang didiagnosis menderita gangguan jiwa, semakin tinggi pula risiko seseorang menerima diagnosis gangguan jiwa di kemudian hari.

“Hubungan yang paling kuat yang diamati adalah selama tahun pertama masa tindak lanjut penelitian. Hal ini tidak dijelaskan oleh sejumlah faktor yang terkait dengan orang tua, sekolah, dan lingkungan tempat tinggal. Kaitannya paling menonjol dalam kasus suasana hati, kecemasan. , dan gangguan makan,” kata Profesor Christian Hakulinen dari Universitas Helsinki.

Para peneliti memperingatkan hubungan yang diamati dalam penelitian ini belum tentu bersifat sebab-akibat.

Namun, penelitian tersebut belum menyelidiki mekanisme penularan gangguan mental antar individu. Para peneliti berpendapat peningkatan diagnosis di kalangan teman sebaya mungkin disebabkan oleh normalisasi pencarian diagnosis dan pengobatan. Semakin banyak orang yang mulai mendapatkan bantuan, hal ini menjadi lebih umum dan dapat diterima, sehingga menghasilkan lebih banyak diagnosis.

“Misalnya, ambang batas untuk mencari bantuan untuk masalah kesehatan mental mungkin diturunkan ketika ada satu atau lebih orang di jaringan sosial Anda yang sudah mencari bantuan untuk masalah mereka. Faktanya, normalisasi diagnosis semacam ini dan pengobatan dapat dianggap sebagai penularan gangguan mental yang bermanfaat,” kata Hakulinen.

Para peneliti percaya bahwa hasil penelitian ini akan membantu dalam intervensi dini dan pencegahan gangguan mental pada tahap remaja, periode perkembangan utama di mana banyak gangguan mental mungkin terjadi.

“Memahami peran pengaruh teman sebaya dalam masalah kesehatan mental pada usia dini juga akan memberikan alat untuk tindakan pencegahan dan intervensi yang lebih berhasil, sehingga mengurangi beban ekonomi dan masyarakat akibat gangguan mental,” tulis para peneliti.

Penulis : Maidian Reviani

Editor : Maidian Reviani


RELATED ARTICLES AND VIDEOS

Generic placeholder image

Intip Harga Tiket Maybank Marathon 2026, Akan Digelar Agustus di Bali

GAYA HIDUP

Jan 08 2026, 19.19

Event ini menawarkan tiga kategori lomba, yakni Marathon, Half Marathon, dan 10K, dengan skema harga yang dibedakan berdasarkan kewarganegaraan peserta.


Generic placeholder image

La Plancha, Surga Senja Bergaya Spanyol di Jantung Bali

GAYA HIDUP

Jun 18 2025, 20.36

La Plancha menyulap tepian Pantai Mesari menjadi lanskap visual yang tak bisa diabaikan.


Generic placeholder image

Studi Ungkap Wanita Kehilangan Lebih Banyak Tahun Hidup Pasca Serangan Jantung

GAYA HIDUP

Jul 12 2024, 08.52

Wanita mengalami kehilangan harapan hidup lebih besar daripada pria, dan efeknya lebih signifikan pada mereka yang mengalami gangguan fungsi jantung setelah serangan jantung.


Generic placeholder image

Polusi Udara Mempengaruhi Kehidupan Bahkan Sebelum Pembuahan

GAYA HIDUP

Jul 10 2024, 10.52

Temuan ini dibuat setelah tim peneliti menganalisis 3.659 transfer embrio beku dari 1.836 pasien di Perth, Australia, selama delapan tahun.


Generic placeholder image

Menghindari 10 Irisan Bacon Seminggu Bisa Memperpanjang Umur

GAYA HIDUP

Jul 08 2024, 08.39

Hasil studi terbaru yang diterbitkan dalam Lancet Planetary Health, perubahan pola makan kecil ini berpotensi menyelamatkan ribuan nyawa.


Copyright Katadata 2022