Hati-hati, Microsleep Bisa Membahayakan Keselamatan Anda

blog_10

GAYA HIDUP

Mar 03 2026, 13.29

Microsleep adalah periode tertidur singkat yang berlangsung paling lama 30 detik. Meski hanya sebentar, banyak orang yang mengalami microsleep di tengah-tengah aktivitas yang penting, misalnya berkendara, sehingga berisiko membahayakan keselamatan diri sendiri, bahkan orang lain.

Microsleep merupakan tanda bahwa tubuh kurang beristirahat. Kondisi ini bisa terjadi pada situasi apapun, misalnya saat menonton tv, membaca buku, serta menghadiri rapat atau seminar. Microsleep juga sering dialami oleh banyak orang saat mengemudi atau mengoperasikan sebuah mesin sehingga konsentrasi menjadi terganggu dan bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Jika microsleep terjadi di rumah saat menonton tv atau membaca buku, kondisi ini mungkin tidak berbahaya. Namun, dalam situasi lain, misalnya berkendara, microsleep bisa menyebabkan ancaman bagi keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Faktanya, hampir setiap kecelakaan lalu lintas yang fatal disebabkan oleh pengemudi yang tertidur sejenak atau microsleep.

Selain itu, dalam bidang medis, beberapa penelitian menunjukkan bahwa pasien dan tenaga medis sering tertusuk jarum suntik dan mengalami cedera di rumah sakit oleh tenaga medis yang mengantuk atau kelelahan, terutama saat menjalani shift malam atau lembur.

Dikutip dari laman Alodokter, kurang tidur, kualitas tidur yang buruk, dan kelelahan adalah penyebab utama microsleep. Ibaratnya, saat Anda “meminjam” waktu tidur untuk bersosialisasi, bekerja, atau belajar, otak akan tetap lelah dan mencari waktu untuk tidur. Akibatnya, otak berusaha untuk membuat tubuh tertidur melalui microsleep.

Menurut sebuah penelitian, bahkan hanya satu malam mengalami kurang tidur, bisa meningkatkan risiko terjadinya microsleep di keesokan harinya. Selain itu, orang yang memiliki pola tidur teratur setiap malam lebih mungkin mengalami microsleep saat kurang tidur.

Langkah pertama untuk mencegah microsleep adalah mengenali tubuh sendiri setiap kali merasa lelah dan berusaha untuk tidak mengelaknya. Bila sedang mengemudi, ingatlah bahwa Anda tidak hanya bisa membahayakan keselamatan diri sendiri, tetapi juga orang lain, bila tetap memaksakan diri.

Untuk menghindari risiko bahaya dari microsleep, sebaiknya jangan berkendara atau mengoperasikan mesin bila kurang tidur di malam harinya. Bila memungkinkan, biarlah orang lain yang melakukannya atau atur ulang jadwal perjalanan.

Penulis : Doddy Rosadi

Editor : Doddy Rosadi


RELATED ARTICLES AND VIDEOS

Generic placeholder image

5 Negara Teraman untuk Bertahan Hidup Apabila Terjadi Perang Dunia III, Indonesia Masuk Daftar

GAYA HIDUP

Mar 03 2026, 14.07

Berdasarkan Indeks Perdamaian Global (GPI) 2025, ada lima negara yang memiliki kemungkinan lebih besar untuk terhindar dari dampak langsung konflik global.


Generic placeholder image

FIFA Bujuk Iran untuk Tetap Tampil di Piala Dunia 2026

LAINNYA

Mar 03 2026, 12.16

Penarikan diri Iran dari Piala Dunia akan menjadi hal yang belum pernah terjadi di era modern.


Generic placeholder image

Mantan Bek MU Rio Ferdinand Sebut Situasi di Dubai Menakutkan

LAINNYA

Mar 03 2026, 12.00

Ferdinand tinggal di Uni Emirat Arab bersama istrinya Kate beserta anak-anak mereka.


Generic placeholder image

Inilah Lima Kota Terbaik di Dunia untuk Membesarkan Keluarga

GAYA HIDUP

Mar 03 2026, 11.43

Tiga kota di Australia masuk daftar lima kota terbaik di dunia untuk membesarkan keluarga.


Generic placeholder image

Tamu Hotel yang Terdampar di UEA Boleh Perpanjang Waktu Menginap, Gratis

EKONOMI & BISNIS

Mar 02 2026, 15.55

Petunjuk tersebut dikeluarkan di tengah ketegangan regional yang meningkat di Timur Tengah yang telah mengganggu operasi penerbangan.


Copyright Katadata 2022