Anjing Robot Dikerahkan untuk Jaga Keamanan Piala Dunia 2026 di Meksiko
LAINNYA
Feb 13 2026, 13.19
Selama Piala Dunia FIFA 2026, anjing robot akan membantu menjaga keamanan di beberapa area di Meksiko. Pemerintah Kota Guadalupe telah membeli empat robot dan membentuk unit K9-X. Mereka akan membantu polisi dalam menilai ancaman tanpa membahayakan nyawa petugas. Robot-robot tersebut dibeli oleh Dewan Kota Guadalupe di kawasan metropolitan Monterrey sekitar 2,5 juta peso (sekitar Rp2,4 milar).
Robot-robot ini dirancang untuk tugas tanggap darurat. Mereka dapat memasuki ruang tertutup atau berbahaya sambil menyiarkan video secara real-time. Mesin berkaki empat ini juga dirancang untuk memasuki lokasi berisiko tinggi dan mengirimkan siaran video langsung kepada petugas, memungkinkan mereka untuk menilai ancaman sebelum mengambil tindakan.
Selain itu, mereka dilengkapi dengan penglihatan malam dan pengeras suara, memungkinkan petugas untuk memberikan perintah kepada tersangka secara jarak jauh.
Dilansir dari laman Reuters, Wali Kota Guadalupe Hector Garcia mengungkapkan, tujuan utama pengerahan anjing robot adalah untuk melindungi polisi pada tahap awal insiden, terutama selama perkelahian atau keributan dengan orang mabuk di kerumunan. Robot-robot ini tidak bersenjata, mereka hanya berfungsi sebagai mata dan telinga untuk pengintaian dan komunikasi.
Pemerintah Kota Guadalupe akan menempatkan anjing robot di sekitar Stadion BBVA (sementara diganti nama menjadi Estadio Monterrey selama turnamen), yang akan menjadi tuan rumah empat pertandingan. Penggunaan robot merupakan bagian dari rencana keamanan yang lebih luas untuk Piala Dunia 2026, yang juga mencakup drone, sistem pengawasan udara, dan patroli darat yang ditingkatkan.
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi sejarah, karena untuk pertama kalinya akan diselenggarakan oleh tiga negara: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Turnamen ini akan berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Ini akan menjadi Piala Dunia terbesar sepanjang sejarah, dengan 48 tim yang akan bertanding dalam total 104 pertandingan di 16 kota tuan rumah.
Menurut penelitian oleh Football Meets Data, yang melakukan 100.000 simulasi turnamen, Spanyol menjadi favorit untuk menang, dengan peluang 22% untuk meraih gelar. Juara bertahan, Argentina, menempati peringkat kedua dengan probabilitas kemenangan 14%.