Bad Bunny Cetak Rekor Jumlah Penonton di Superbowl ke-60

blog_10

GAYA HIDUP

Feb 10 2026, 09.34

Superbowl merupakan salah satu pertandingan olahraga yang dinantikan oleh warga Amerika Serikat. Ajang ini menjadi penentu juara National Football League yang mempertemukan juara konferensi AFC dan NFC. Di Amerika, Superbowl merupakan pertandingan olahraga yang paling banyak disaksikan, mengalahkan bisbol dan basket.

Momen terbaik di Superbowl ke-60 tahun ini ternyata tidak terjadi di dalam lapangan ketika Seattle Seahawks berhasil mengalahkan New England Patriots 29-13. Justru, momen terbaik terjadi saat kedua tim tengah beristirahat dan penonton disajikan hiburan yang menampilkan penyanyi rap asal Puerto Rico yaitu Benito Antonio Martínez Ocasio atau dikenal dengan nama Bad Bunny.

Bad Bunny menjadi bintang utama di Levi’s Stadium di Santa Clara, California, dalam acara Apple Music Super Bowl LX Halftime Show. Penampilan bersejarah yang menampilkan Lady Gaga dan Ricky Martin ini berhasil menarik perhatian luar biasa dari penggemar di seluruh dunia.

Berdasarkan data yang dirilis panitia Superbowl, penampilan Bad Bunny di Halftime Show tersebut disaksikan 135,4 juta penonton secara langsung di televisi maupun platform streaming. Ini merupakan jumlah terbanyak di sepanjang sejarah Superbowl. Catatan ini menjadi istimewa karena penampilan Bad Bunny selama 13  menit itu menggunakan bahasa Spanyol dan bukan bahasa Inggris.

Tidak lama setelah Halftime Show Superbowl ke-60 selesai, jumlah pendengar lagu Bad Bunny di Apple Music melonjak hingga 7 kali lipat.  “DtMF,” “BAILE INoLVIDABLE,” dan “Tití Me Preguntó” menjadi lagu-lagu yang paling banyak diputar tidak lama setelah pertunjukan.

Berdasarkan catatan Appple Music, pemutaran “BAILE INoLVIDABLE” melonjak 54 persen di AS dan 36 persen secara global. Pemutaran “BAILE INoLVIDABLE” mengalami peningkatan signifikan di negara-negara non-Spanyol, termasuk Kanada (60 persen), Inggris (54 persen), dan Brasil (43 persen). Selain itu, pencarian lirik untuk “BAILE INoLVIDABLE” melonjak 119 persen di AS dan 79 persen secara global.

Meski mampu mencetak sejarah, penampilan Bad Bunny di Superbowl justru dikritik oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dia menyebut penampilan Bad Bunny sangat buruk dan salah satu yang terburuk sepanjang sejarah.

“Tidak ada yang mengerti apa yang dikatakan orang ini,” kata Trump menilai penampilan Bad Bunny yang membawakan semua lagu dalam bahasa Spanyol, dilansir dari laman Time.

Padahal, sebuah studi yang dilakukan pada 2023 mengungkapkan bahwa hampir 500 juta orang di seluruh dunia menggunakan bahasa Spanyol sebagai bahasa ibu mereka.

Sejumlah musisi dunia pernah merasakan tampil di Halftime Show Superbowl antara lain Michael Jackson (Super Bowl XXVII, 1993), Prince (Super Bowl XLI, 2007), Madonna (Super Bowl XLVI, 2012), Beyoncé/Destiny's Child (Super Bowl XLVII, 2013), Bruno Mars (Super Bowl XLVIII, 2014), Katy Perry (Super Bowl XLIX, 2015), The Weeknd (Super Bowl LV, 2021) dan Rihanna (Super Bowl LVII, 2023).

Penulis : Doddy Rosadi

Editor : Doddy Rosadi


RELATED ARTICLES AND VIDEOS

Copyright Katadata 2022