2023, Suhu Bumi Terpanas dalam 125 Ribu Tahun Terakhir
LAINNYA
Jan 01 2024, 20.41
Bumi baru saja mengakhiri tahun terpanas sejak manusia mulai mencatatnya. Para ilmuwan mengatakan, tahun ini hampir dipastikan menjadi tahun terpanas dalam 125.000 tahun terakhir.
"Kita sudah melewati titik di mana proses normal apa pun tidak akan bisa mencegah tahun 2023 menjadi tahun terpanas," ujar Robert Rohde dari Berkeley Earth, dikutip dari laman USA Today.
Laporan resmi dari organisasi seperti Copernicus Climate Change Service di Eropa, dan badan-badan AS seperti NASA dan National Oceanic and Atmospheric Administration akan mengumumkan tahun terpanas dalam Sejarah dalam beberapa minggu ke depan.
Para ahli di Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim PBB dan lembaga-lembaga di seluruh dunia telah memperingatkan bahwa kenaikan suhu rata-rata global jangka panjang harus dijaga di bawah 1,5 - 2,0 derajat Celsius.
Ini untuk menghindari konsekuensi bencana, seperti kenaikan permukaan air laut yang lebih tinggi dan lebih banyak lagi gelombang panas yang lebih hebat yang merenggut korban jiwa, menghancurkan tanaman, membunuh satwa liar, serta mendorong suhu yang lebih hangat.
Sejumlah ilmuwan internasional telah memperingatkan dalam laporan demi laporan bahwa mereka memperkirakan suhu global akan terus meningkat. Mereka mengatakan, kombinasi emisi bahan bakar fosil yang memerangkap panas (seperti karbon dioksida), siklus alam, dan perkembangan manusia akan memicu tren tersebut.
Laporan dari panel antar-pemerintah lainnya mengatakan, kenaikan suhu dapat dibalik, tetapi tidak tanpa upaya yang lebih signifikan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan tingkat gas berbahaya di atmosfer.
Pada 2024 suhu bisa jadi akan lebih panas lagi. Banyak ilmuwan iklim memperkirakan El Nino yang kuat akan memicu tahun yang lebih panas secara global. Kemungkinkan besar untuk sementara waktu suhuakan mencapai ambang batas 1,5 derajat Celcius lebih sering lagi.
"Kami memperkirakan akan ada dua tahun yang memecahkan rekor suhu baru secara berurutan," kata Nick Dunstone, dari Met Office, badan meteorologi nasional Inggris.
Organisasi Meteorologi Dunia memperkirakan periode lima tahun 2023-2027 akan menjadi periode lima tahun terpanas yang pernah tercatat.
Dokumen NDC yang targetnya diserahkan pada Februari tahun 2025 nanti, harus mencakup pemihakan yang jelas terhadap hak asasi manusia, hak masyarakat adat dan transisi energi yang berkeadilan.