Hashim Tegaskan Komitmen Pemerintah Terkait Lingkungan, Bukan Sekadar Omon-Omon

blog_10

EKONOMI & BISNIS

Feb 04 2026, 13.04

Utusan Khusus Presiden RI untuk Energi dan Lingkungan Hidup, Hashim Djojohadikusumo, menegaskan bahwa komitmen pemerintah Indonesia dalam perlindungan lingkungan dijalankan melalui kebijakan nyata dan terukur, bukan sekadar omon-omon. 

Pemerintah, menurutnya, tengah menyiapkan langkah besar dalam pemulihan ekosistem nasional, termasuk reboisasi terhadap jutaan hektare lahan kritis dan hutan yang rusak. 

“Niat pemerintah Indonesia adalah melakukan reboisasi terhadap 12,7 juta hektare lahan kritis, hutan yang rusak. Jadi itu adalah sebuah perubahan besar, game changer,” kata Hashim saat menjadi pembicara pada acara Indonesia Economic Summit 2026, Rabu (4/2/26). 

Komitmen tersebut, lanjutnya, tidak berhenti pada pernyataan kebijakan, tetapi dibuktikan melalui langkah konkret dan pendanaan langsung dari negara. Pendekatan ini menjadi dasar dalam agenda konservasi dan perlindungan keanekaragaman hayati. Sebagai contoh, pemerintah Indonesia mengumumkan alokasi 120 juta dolar AS atau sekitar Rp2 triliun untuk konservasi dan pengembangan Cagar Alam Way Kambas di Lampung.

Dana tersebut sepenuhnya berasal dari anggaran nasional dan ditujukan untuk melindungi habitat satwa langka, termasuk gajah dan badak Sumatera. 

“Kami mengumumkan di London bahwa pemerintah Indonesia akan mengalokasikan 120 juta dolar AS atau 2 triliun rupiah untuk konservasi dan pengembangan, pemeliharaan Cagar Alam Way Kambas di Lampung,” kata Hashim. 

Selain pendanaan konservasi, pemerintah juga memperkuat perlindungan hutan dan taman nasional melalui peningkatan jumlah aparat penjaga hutan. Selama ini, kata dia, keterbatasan personel menjadi salah satu faktor utama lemahnya pengawasan kawasan konservasi. 

Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah memutuskan menambah jumlah Polisi Kehutanan secara signifikan agar perlindungan kawasan konservasi dapat berjalan lebih efektif.

“Saat ini kita memiliki 5.000 Polisi Hutan untuk melindungi 57 taman nasional. Itu adalah sebuah kemustahilan. Prabowo telah memutuskan untuk meningkatkan jumlah Polisi Hutan dari 5.000 menjadi 70.000 Polisi Hutan,” tuturnya. 

Kemudian, di sektor energi, Hashim menegaskan bahwa arah kebijakan pemerintah telah dituangkan dalam rencana pembangunan kelistrikan nasional untuk 10 tahun ke depan, dengan fokus pada energi bersih dan rendah karbon. 

“Untuk 10 tahun ke depan, telah diumumkan bahwa 70 gigawatt akan dibangun,” ujarnya. 

Hashim menekankan bahwa seluruh kebijakan tersebut mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menjaga lingkungan dan membangun sistem energi berkelanjutan, bukan hanya untuk kepentingan nasional, tetapi juga bagi keberlanjutan global.

Penulis : Maidian Reviani

Editor : Maidian Reviani


RELATED ARTICLES AND VIDEOS

Generic placeholder image

Dusun Sahabat Alam, Wahana Wisata Alam dan Edukasi Pelestarian Lingkungan

LAINNYA

Feb 03 2025, 18.42

Pengelola Dusun Sahabat Alam ingin memberi wawasan serta menumbuhkan kepedulian untuk menjaga dan melestarikan lingkungan.


Generic placeholder image

Prabowo: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 8% dalam Dua Tahun

EKONOMI & BISNIS

May 16 2024, 09.31

Prabowo tampil sebagai pembicara di Qatar Economic Forum 2024


Event Akan Datang

View all events

 Apr 15 2026, 00.00

Related Events

 Apr 05 2022

 Sep 07 2022

 Mar 21 2023

Copyright Katadata 2022