Studi: Risiko Anak Muda Terkena Kanker Meningkat

blog_10

GAYA HIDUP

Apr 19 2024, 05.43

Risiko anak muda yang terkena kanker kemungkinan besar akan meningkat. Sebuah penelitian yang dilakukan Washington University School of Medicine di St Louis di Amerika Serikat mengungkapkan, berbagai jenis kanker menjadi semakin umum di kalangan orang dewasa yang lebih muda di Amerika dan juga di dunia.

Para peneliti meneliti usia biologis, pengukuran usia yang dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti pola makan, aktivitas fisik, kesehatan mental, dan pemicu stres lingkungan.

“Jadi, tidak seperti usia kronologis, yang hanya berapa lama seseorang telah hidup, usia biologis sebenarnya dapat membuat Anda tampak jauh lebih tua, tergantung pada apakah Anda berolahraga secara teratur atau selalu berada di bawah banyak tekanan,” kata penulis studi Ruiyi Tian, seorang mahasiswa pascasarjana di Fakultas Kedokteran Universitas Washington di St.Louis dikutip dari New York Post.

Para ilmuwan menemukan bahwa orang yang lahir setelah 1965 memiliki risiko 17% lebih tinggi untuk mengalami penuaan yang lebih cepat dibandingkan mereka yang lahir antara tahun 1950 dan 1954. 

Selanjutnya, mereka melihat hubungan antara penuaan yang dipercepat dan kanker stadium awal. Tim peneliti menemukan peningkatan yang mencolok terutama pada kanker paru-paru, kanker saluran cerna, dan kanker rahim.

Temuan ini, menurut tim peneliti, dapat membuka jalan untuk melakukan skrining berdasarkan usia biologis, bukan usia kronologis.

Penelitian ini merupakan yang terbaru dari serangkaian berita utama tentang meningkatnya diagnosis kanker pada orang yang lebih muda dan lebih muda.

"Hal ini cukup mengkhawatirkan bagi kita semua," kata Dr. Coral Olazagasti, asisten profesor onkologi medis klinis di Pusat Kanker Komprehensif Universitas Miami Sylvester.

"Di masa lalu, Anda akan berpikir bahwa kanker adalah penyakit pada populasi lansia. Namun, kini kita telah melihat tren dalam beberapa tahun terakhir, orang-orang yang terdiagnosis kanker lebih dini dan lebih dini lagi,” ungkap Olazagasti.

Penulis : Doddy Rosadi

Editor : Doddy Rosadi


RELATED ARTICLES AND VIDEOS

Generic placeholder image

Bagi Lansia, Patah Pinggul Bisa Lebih Mematikan Dibanding Kanker

GAYA HIDUP

May 17 2024, 10.53

Para peneliti menemukan bahwa pasien memiliki risiko kematian tertinggi pada bulan awal setelah mereka mengalami patah tulang.


Generic placeholder image

Kanker Usus Besar Meningkat di Kalangan Anak-anak dan Remaja

GAYA HIDUP

May 17 2024, 06.28

Meskipun persentasenya sangat kecil, angka ini masih setara dengan ratusan ribu kasus kanker usus besar di kalangan anak-anak dan dewasa muda setiap tahunnya.


Generic placeholder image

Ilmuwan: Bentuk Tubuh Dapat Membuat Seseorang Berisiko Terkena Kanker Kolorektal

GAYA HIDUP

Apr 24 2024, 15.54

Banyak faktor terkait gaya hidup telah dikaitkan dengan kanker kolorektal.


Generic placeholder image

Studi: Infeksi TB Berkaitan Dengan Peningkatan Risiko Berbagai Kanker

GAYA HIDUP

Apr 02 2024, 08.47

TB merupakan infeksi menular yang menyerang paru-paru dan dapat mempengaruhi area lain dari tubuh.


Generic placeholder image

Empat Hal tentang Kanker yang Mungkin Belum Anda Ketahui

GAYA HIDUP

Mar 28 2024, 10.15

Banyak jenis kanker yang tidak menunjukkan gejala yang jelas.


Copyright Katadata 2022